Feeds:
Tulisan
Komentar

apa yang baru..?

semua hanya tentang dia saat di tanah rencong qu.kenapa sosok itu tak jua pergi tinggalkan jiwa qu yang semakin benci..dia yang sebabkan qu tekadkan diri tuk pulang, tapi esok ku kan kembali..tak tak tuk cari sosoknya..tuk coba temui pencarian jiwa ku yang baru…

biarpun awan selalu berlalu tertiup angin..tak jua surutkan ingin qu akan pencarianku…rekatkan jiwa yang qu hilangkan di tanah rencong qu..semua karena emosi qu…

^^

Danu…

dan ku tak paksakan rasa itu lagi padamu..

Kota ini banyak simpan cerita kita..4 tahun kita lalui bersama..terukir selalu “delovenu” di tiap pijak langkah kita..Kala itu kita menggila tanpa logika..Hanya pentingkan ego demi nikmat mencinta..

Hingga hati kemudian terjaga..akal mulai bertanya,patutkah ini dipertahankan? dan ku menjadi bimbang..ku pun mulai menjauh hingga kemudian membatu..dan ku beranikan diri akhiri kisah kita..kau tentang dengan semua ungkapan mu tuk buatku goyah..tapi ku tetap dengan keputusan ku..terlalu besar keputusan saat itu ku buat dengan semua konsekuensi yang kan terjadi kelak..pada ku..pada mu..

Tapi ternyata ku rapuh..kala tak menyapamu..tak mendengarmu..dan tak merasamu..

Ketegaran itu hanyalah kedok ku semata tuk coba tenggelamkan asa..Saat ku terpuruk ku makin membiru..

Hingga kini ternyata ku tak mampu coba dengan yang lain tuk gantikanmu..hatiku masih terpaku sosokmu..yang terlalu ku cinta namun lebih ku benci..Ku masih dibayangi sosokmu kala mencoba mencinta dengan yang baru..

Saat ku bersama Amar ataupun Adi..hanya raga ku yang berkata cinta..jiwa,rasa dan anganku terpatri janji kita dan kisah kita..

Dan esok ku kan tinggalkan kota gudeg ini..mencoba leburkan semua asa dan rasa yang pernah kita reguk bersama..segenap masa berasa terbawa oleh mu..hingga ku masih harus tertatih raih yang baru..

Tuk Amar..Adi dan jua “dia” maafkan ku hanya tunjukkan raga yang mencinta..dan kalian sadari itu..selalu ada sosok Danu dalam angan dan benciku..Sekian tahun ku rajut bersamanya hingga mendalam setiap nafas karena mencinta dan membencinya..maafkan ku menyambut kalian demi mengisi sepiku..

Ku pergi tuk jua coba halau sosoknya tanpa ku tau mampukah aku?

saat itu dgn “dia”

Mengapa kamu kembali bersembunyi dibalik topeng angkuhmu? Tak menyesalkah disaat terakhir jumpa kita..kau masih bersandiwara? bukan ucap basa-basi tak bermakna yang seharusnya keluar dari mulut manismu..jika matamu tak mampu tutupi rasa yang dulu sempat menggila diantara kita…

Kenapa jabatmu tak hangat..mengapa ragu dan tak mau tuk genggam tanganku jika kau pun sebenarnya ingin..kenapa tatapmu jua tak bersahabat..kenapa kemunafikan terlalu kau manja demi menjaga namamu..?

Ku tlah lebur rasa itu tentang mu..ku hanya ingin saat jumpa terakhir kita tertinggal dengan senyuman…

Banyak hal tentangmu yang kudengar diluaran sana, kenapa saat ini kau makin terbuai mimpi semu yang berasa manis tapi pahit saat akhirnya, jangan makin sesatkan dirimu pada “hijaunya dunia“..rengkuh dan coba raihlah cinta dan impian mu secara pasti..sekarang di umuran mu bukan lagi waktunya tuk bermain..

Ternyata kau masih tak bisa redakan rasa itu buatku..walau ku lega mengetahuinya..tapi sikapmu tlah terlanjur buat ku luka..dan ku senang tlah buat sedih jua hatimu karena bagaimana rasanya merindu tapi tak tersampai ;)

Tulisan Sebelumnya »